Minggu, 28 April 2013

Pengantar (2)



Islam sebagai tuntunan hidup merupakan wahana kerangka fikir yang memiliki cakrawala ilmu tiada bertepi. Ilmu pengetahuan dengan berbagai dimensi yang dimilikinya terus berkembang tiada henti, tidak semata dalam domain fisik , akan tetapi juga dalam bentuk konsep-konsepnya. Perkembangan konsep di dalam ilmu pengetahuan yang tidak didasarkan pada norma-norma atau system nilai yang tepat akan membawa para penganutnya meluncur bukan pada jalur dan mengarah kepada tujuan hidup yang tepat.
Penyimpangan arah tujuan yang pada awalnya tidak disadari sebagai suatu deviasi, kalaupun disadari dipandang tidak signifikan, dianggap masih dalam koridor batas toleransi; lambat laun kita dihadapkan pada suatu kenyataan kehidupan masyarakat dengan system nilai chaostik; system nilai tanpa acuan.
Pada satu sisi, pemahaman keilmuan yang semata-mata berbasis pada fakta empiris mutlak, telah memperlihatkan bukti-bukti keberadaan manusia yang kehilangan nilai-nilai hakiki kemanusiaannya. Pada sisi kontras lainnya, pemahaman agama tanpa didukung oleh basis keilmuan, dapat  membentuk pribadi-pribadi serta komunitas yang keras dan tanpa sadar telah menodai nilai-nilai hakiki kemanusiaan pula. Mereka telah mengukur dirinya terlalu tinggi sebagai wakil Allah di muka bumi ini.
Rangkaian tulisan berikut ini, diakui sebagai kumpulan tulisan yang tidak murni atau tidak seratus persen autenthik dari penulis sendiri. Ada yang diperoleh dari suatu ceramah yang kebetulan penulis ikuti, ada dari bagian tulisan pada suatu buku yang pernah penulis baca, ada pula dari hasil suatu diskusi formal atau informal yang penulis hadiri. Semua itu coba penulis tuangkan kembali dalam tulisan serial berikut ini.
Semoga Allah swt, meridhoi dan mengabulkan keinginan penulis menyongsong akhir perjalanan hidup di dunia ini. Sebagai suatu pertanggung jawaban potensi intelektualitas yang telah Allah titipkan kepada penulis.
Setiap kritik dan saran para pembaca sangat dinantikan, dan tak lupa dihaturkan rasa terima kasih tak berhingga. Kepada Allah swt jua penulis pohonkan balasannya bagi semua upaya dan ketulusan pembaca semuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar